Bismillah
July 23rd, 2008Bismillahirrohmanirrohim ..
Diawali dengan bacaan hamdallah semoga blog ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
….
Bismillahirrohmanirrohim ..
Diawali dengan bacaan hamdallah semoga blog ini dapat bermanfaat untuk kita semua.
….
Bukanlah akhir dari segalanya jika kekasih Anda pindah atau bekerja di tempat yang jauh. Ini artinya Anda harus melakukan segala sesuatu yang sedikit berbeda sehingga jarak tidak lagi menjadi masalah.
Berikut lima tips untuk mempertahankan hubungan ketika Anda berdua terpisahkan oleh jarak:
Tetap berhubungan setiap saat
Kunci mempertahankan hubungan cinta jarak jauh adalah tetap mengadakan hubungan terus menerus. Chatting, saling SMS, telepon atau email secara teratur adalah langkah yang dapat dilakukan sekalipun hanya untuk menceritakan hari-hari yang membosankan. Ini akan membuat Anda merasa seperti Anda bagian dari hidup masing-masing sekalipun Anda terpisah bermil-mil.
Tunjukkan padanya Anda perhatian
Jangan Tunjukkan padanya Anda perhatian biarkan jarak mencegah Anda menujukkan padanya Anda meberikan perhatian. Kirimi dia e-card yang lucu , hangat dan menyentuh atau kirim dia buku yang selalu dia inginkan membacanya. Ini akan menyentuhnya dan membiarkan dia tahu bahwa Anda tengah memikirkannya.
Jangan biarkan perselisihan hidup
Selalu cari solusi segera mungkin ketika Anda berselisih karena semakin lama dibiarkan, masalahnya akan semakin rumit. Jangan pernah menggantungkan pada masing-masing atau mengabaikan e-mailnya. Ketika Anda jauh, telepon dan e-mail menjadi jembatan buat Anda.
Bersemangat dan lakukan sesuatu milik Anda
Jangan menyia-nyiakan hidup hanya karena dia jauh. Tetaplah pada rutinitas biasa atau mungkin lebih baik. Untuk semua kesempatan yang Anda batalkan atau ketika memutuskan tidak punya waktu karena dia, sekarang saatnya untuk melakukan semua itu.
Realistis
Jangan harap dunia akan pindah ketika Anda akhirnya bersatu kembali. Ada banyak hal yang perlu dipahami. Ia telah berada di lingkungan yang berbeda sehingga pahamilah ia perlu waktu untuk beradapatasi kembali hidup di rumah bersama-sama. Sisihkan waktu dan saling bicara apa yang tengah terjadi. Walaupun ini adalah cara sensitif untuk memahami kehidupan masing-masing
Anggapan bahwa sebagian ummat Islam mudah menjadi pemberang dan sering bermuka masam, semestinya tidak perlu ada. Bukankah Rasulullah SAW, sebagai suri tauladan bagi ummatnya, dikenal sebagai manusia yang sangat ramah dan sangat murah senyum?
Lalu, bila kemiskinan harta menjadi alasan seseorang sulit tersenyum, agaknya itu juga tidak sepatutnya. Nabi Muhammad SAW juga tak bisa dibilang kaya harta ketika hidupnya. Sebagai pemimpin yang miskin harta itu, beliau ternyata justru senantiasa mampu tampil berseri-seri, memancarkan sinar yang mampu memberi daya hidup bagi sahabat-sahabatnya. Seorang sahabat Rasulullah mengisahkan bahwa wajah beliau penuh senyum dan cinta kasih terhadap sesamanya.
Lantas bagaimana agar seorang muslim dapat tampil menjadi pribadi yang ramah dan murah senyum? Kuncinya ada pada hati (qalb). Wajah yang cerah berseri hanya akan muncul dari hati yang tenang dan tenteram. Al-Quran telah menunjukkan resep bagaimana agar kita dapat meraih hati yang tenang dan tenteram, yaitu: hendaklah kita senantiasa mengingat Allah SWT (Q.S. 13 : 28).
Dengan senantiasa mengingat Allah SWT, kita akan selalu yakin atas keberadaan-Nya sebagai Rabbul ‘Alamin (Maha Pemelihara Alam Semesta). Keyakinan ini menjadikan kita yakin bahwa kita tidak hidup seorang diri. Kita juga menjadi yakin bahwa kalau kita bekerja keras dengan didasari niat yang baik serta memenuhi kehendakNya (perintah dan laranganNya), Sang Maha Pencipta pun akan menolong kita.
Bila keyakinan seperti itu terus kita pelihara dalam diri kita, Insya Allah, kita tidak akan lagi dihinggapi perasaan gelisah atau cemas akan kelangsungan hidup kita, sekalipun berbagai kesulitan hidup tengah mendera kita. Justru dengan kesulitan-kesulitan hidup itu, barangkali Sang Maha Pencipta sedang menguji cinta kita kepadaNya.
Dengan hati yang tanpa beban, tersenyum akan terasa sangat ringan. Demikian pula sebaliknya, dengan senyum yang tanpa beban, maka hati akan terasa ringan. Seorang ulama pernah memberikan nasihat, jika kita merasakan dada sesak disertai dengan keinginan untuk menangis, cobalah paksakan untuk tersenyum. Senyum dapat menjadi terapi kejiwaan untuk mengurangi kesesakan dada dan dorongan untuk bersedih.
Di samping menimbulkan dampak positif kepada si empunya, senyum juga sekaligus memberi dampak positif kepada orang yang disenyumi. Senyum adalah cara yang paling mudah dan paling murah untuk berbagi sukacita, harapan, dan kebahagiaan kepada sesama. “Senyummu yang kau tunjukkan kepada saudaramu, adalah sedekah” (Sabda Rasulullah SAW).
Mari berdo’a
Ya Allah…, aku memohon perlindungan dengan kalimat-kalimatMu yang sempurna – dari kemarahanNya dan siksaNya, dari kejelekan hamba-hambaNya, dan dari godaan syaithon. Ya Allah…, aku memohon perlindungan kepadaMu dari semua itu. (H.R. Ibnu Sina).
Ya Allah…, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada Engkau dari susah dan duka, dan aku memohon perlindungan kepada Engkau dari lemah dan malas, dan aku memohon perlindungan kepada Engkau dari penakut dan kikir, dan aku memohon perlindungan kepada Engkau dari tertindih hutang dan kezaliman orang lain. (H.R. Abu Dawud).
Sukses adalah sesuatu yang diinginkan oleh semua orang. Sukses bukan hanya kesejahteraan pribadi, seperti rumah besar, mobil mewah pendidikan yang maksimum, mampu menafkahi keluarga dan lain sebagainya, tetapi sukses juga berarti kemenangan, berprestasi, kebahagiaan dan iman dan taqwa kepada Allah SWT.
Cara melakukan sesuatu pekerjaan akan ditemukan oleh orang yang percarya akan sukses. Percaya sukses adalah unsur dasar yang harus ada pada manusia yang ingin sukses. Percaya sukses ada dibelakang setiap usaha, dan sukses dapat digambarkan dengan penemuan-penemuan besar, organisasi-organisasi yang berhasil, cita-cita yang tercapai. Kepercayaan adalah kekuatan yang menentukan apakah kita berhasil dalam kehidupan di dunia ini. Jika anda merasa bahwa anda tidak berguna maka hasilnyapun tidak akan banyak, jika anda merasa anda tidak penting maka hasilnyapun anda akan menjadi tidak penting, akhirnya kekurangpercayaan terhadap diri sendiri menguasai cara anda berjalan, cara anda berbicara, cara anda berbuat dan lain sebagainya. Percaya pada diri sendiri, perbaikan dan kemajuan akan menyusul, tentunya dengan usaha dan doa insya Allah.
Otak dan pikiran anda adalah pabrik pikiran, pabrik pikiran yang mampu mengasilkan gagasan-gagasan yang tidak terhitung banyaknya setiap hari. Produksi pabrik pikiran anda dikuasai oleh dua mandor, yang satu adalah sang pemenang dan yang lainnya adalah si kalah. sang pemenang menghasilkan gagasan positif sedangkan sikalah menghasilkan gagasan-gagasan negatif dan dia ahli dalam mengemukakan alasan-alasan mengapa anda lemah, mengapa anda tidak berhasil, mengapa anda lemah dan sebagainya.
Sang pemenang dan sikalah sangat cepat bereaksi atas perintah anda. Yang anda butuhkan hanyalah sinyal. Jika sinyal yang anda berikan adalah positif maka sang pemenang akan maju dan bekerja, tetapi jika sinyal yang anda berikan adalah negatif maka sikalah lah yang akan maju ke depan, makin maju dan ahirnya menguasai pabrik pikiran anda. Sikap arif yang perlu anda lakukan adalah memecat sikalah dari pabrik pikiran anda, karena dia tidak akan menuntun anda menuju kesuksesan. Apabila gagasan masuk perintahkan sang pemenang untuk memngolahnya, dia akan menuntun anda bagaimana supaya berhasil.